Sentratama Sejahtera – Surabaya distributor for centrifugal pump, submersible pump, and metering pump

Ebara, Equal, Franklin, Grundfos, Lowara, Pulsafeeder, Torishima, Showfou, Tsurumi, Sihi, Distributor Pompa Industri, etc.

 

Archive for December, 2008

Deep Well Submersible Motor

December 23, 2008 | Comments Off on Deep Well Submersible Motor | Featured

Motor Submersible Deep Well untuk pompa sumur dalam dia 4″ ~ 6″ atau lebih yang terbuat dari baja tahan karat

FRANKLIN Electric motor dapat dipasang di setiap pompa Submersible berbagai merk, dengan pendingin hanya air bersih biasa, Starter DOL maupun Star Delta, Frekuensi 50 / 60 Hz

Bahan Stainless Steel 316 dapat dilayani atas permintaan

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS

Sumur Bor dalam (DEEP WELL DRILLING) memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan penggunaan Filter Air untuk memproses air baku yang tidak memenuhi syarat air bersih menjadi air bersih.

Penggunaan Filter air memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang cukup merepotkan serta membutuhkan biaya perawatan yang cukup tinggi.

Dengan menggunakan SUMUR BOR DALAM (DEEP WELL DRILLING) masalah tersebut bisa diatasi karena kecenderungan kondisi tanah yang memiliki kandungan air yang jelek / tidak memenuhi syarat air bersih tersebut biasanya berkisar di kedalaman 12 m s/d 40 meter.

Khusus untuk dilokasi yang memiliki kadar Garam yang tinggi, semisal di daerah pesisir pantai , kedalaman pengeboran bisa mencapai diatas 100 meter untuk memperoleh air bersih. hanya saja kualitas dari air di kedalam ini memiliki kontur warna tersendiri dan juga suhu diatas suhu air biasa .

Akan tetapi kualitas air ini layak untuk digunakan sebagai air bersih untuk mandi, cuci dan kegiatan komersial lainnya.

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS MENGATASI AIR KUNING, BAU / ZAT BESI YANG TINGGI

Di sebagian besar wilayah Indonesia, banyak dikeluhkan kondisi air yang kuning, Bau besi atau bau karat serta mengandung Zat besi ( Fe ) yang diambang batas yang diperbolehkan oleh PDAM/PAM.

Hal ini dikeluhkan karena sifatnya yang merusak jika digunakan, Kondisi ini banyak merugikan pengguna air, Biasanya dengan melakukan pengeboran yang dalam Kondisi air ini dapat diatasi,

hanya saja di beberapa daerah kondisi pengeboran yang dikarenakan lokasi di kedalaman tertentu memiliki kontur tanah berbatu sehingga untuk beberapa perusahaan pengeboran local (Tukang Pantek sumur) tidak dapat diatasi karena keterbatasan alat-alat pengeboran.

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS UNTUK MENGATASI AIR ASIN / BERGARAM

Di beberapa daerah di pesisir pantai kebutuhan air tanah atau air tawar juga sangat tinggi , dikarenakan air tanah yang tawar ini merupakan kebutuhan vital bagi sumber kehidupan penduduk di sekitarnya.

Hanya saja kegiatan explorasi untuk memperoleh air tawar dan bersih di lokasi pesisir pantai dirasa cukup sulit hal ini dikarenakan pengeboran yang relative sangat dalam bahkan bisa mencapai 200 meter lebih.

Dengan pembuatan sumur bor air dalam/artesis kesulitan untuk memperoleh air bersih ini dapat dilakukan dengan baik, dan banyak hotel, resort yang dipinggir pantai memanfaatkan sumber air ini untuk aktifitas komersial mereka.

PENENTUAN TITIK LOKASI PENGEBORAN DENGAN MENGGUNAKAN GEOLISTRIK

Salah satu tekhnik untuk menentukan titik pengeboran dengan lokasi yang memiliki cekung air/sumber air yang banyak (AKUIFER) adalah dengan metoda GEOLISTRIK.

Metoda ini memerlukan lahan untuk dilakukan survey yang cukup luas untuk mencari cekungan air (AKUIFER) di dalam tanah.

Dengan menggunakan tekhnik RESISTIVITY maka dapat ditentukan tahanan yang disesuaikan dengan kontur tanah/jenis batuan yang merupakan sumber air.

Sehingga dapat ditentukan kedalaman yang ideal untuk mencapai air yang cukup banyak dan kualiatas yang baik .

Dikarenakan Peralatan GEOLISTRIK ini cukup mahal, maka setiap pengeboran melakukan survey terlebih dahulu.

Kegiatan survey GEOLISTRIK ini bisa memperoleh informasi keadaan tanah hingga 150 meter.

Metering Pump

December 16, 2008 | Comments Off on Metering Pump | Featured

PULSAFEEDER Metering Pump adalah pompa pembubuh cairan kimia berkualitas tinggi yang menggunakan system Mechanical dan Electronic Diaphragm

Keistimewaan :

Pembatas tekanan, pompa akan berhenti secara otomatis bila mengalami tekanan balik

Komponen pompa terbuat dari bahan tahan kimia seperti SAN / PVC / PP / Teflon / PVDF

Kontruksi modular, komponennya mudah diganti, tidak perlu alat khusus

Metering Pumps are positive displacement chemical dosing devices with the ability to vary capacity manually or automatically, as process conditions require. Metering pumps feature a high level of repetitive accuracy and are capable of pumping a wide range of chemicals including acids, bases, corrosives, or viscous liquids and slurries. Metering pumps are usually driven by a constant speed AC motor, although different drive mechanisms may be used depending upon the application at hand including fixed speed, variable speed, electric drive, solenoid drive, and magnetic drive. The drive mechanism translates the rotary motion of the driver into reciprocating movement. Industrial duty metering pumps will submerge this portion of the pump in an oil bath to assure reliability during continuous operation. Pump flow rate is adjustable by varying stroke length, effective stroke length or stroking speed.

Most metering pumps are supplied with a micrometer screw adjustment. An electronic or pneumatic actuator may be used to replace the micrometer, if the pump flow rate needs to be altered in response to a process signal. Changing the number of pump heads in use by the device is another way to increase pump flow rate. Metering pumps with two heads can double the flow capacity of a single pump device. Pumps are also available with three or more heads to maximize flow rate. Metering pumps transfer media in two stages: the intake stroke and the output stroke.

During the intake stroke, liquid is pulled into the pump cavity past the inlet check valve. During the output stroke, the inlet valve closes; the outlet valve opens, and the fluid is forced out. The flow may be varied by changing the stroke length or by adjusting the cycle frequency.Metering pumps are generally used in applications where one or more of the following conditions exist: low flow rates in mL/hr or GPH are required; high accuracy feed is required; high system pressure; corrosive, hazardous, or high temperature media is being transported; the media has a high viscosity or is a slurry; dosing is controlled by computer, microprocessor, DCS, PLC, or flow proportioning.

Submersible Deep Well Pump

December 16, 2008 | Comments Off on Submersible Deep Well Pump | Featured

Submersible Deep Well Pump adalah pompa sumur dalam dia 4″ ~ 6″ atau lebih yang terbuat dari baja tahan karat

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS

Sumur Bor dalam (DEEP WELL DRILLING) memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan penggunaan Filter Air untuk memproses air baku yang tidak memenuhi syarat air bersih menjadi air bersih.

Penggunaan Filter air memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang cukup merepotkan serta membutuhkan biaya perawatan yang cukup tinggi.

Dengan menggunakan SUMUR BOR DALAM (DEEP WELL DRILLING) masalah tersebut bisa diatasi karena kecenderungan kondisi tanah yang memiliki kandungan air yang jelek / tidak memenuhi syarat air bersih tersebut biasanya berkisar di kedalaman 12 m s/d 40 meter.

Khusus untuk dilokasi yang memiliki kadar Garam yang tinggi, semisal di daerah pesisir pantai , kedalaman pengeboran bisa mencapai diatas 100 meter untuk memperoleh air bersih. hanya saja kualitas dari air di kedalam ini memiliki kontur warna tersendiri dan juga suhu diatas suhu air biasa .

Akan tetapi kualitas air ini layak untuk digunakan sebagai air bersih untuk mandi, cuci dan kegiatan komersial lainnya.

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS MENGATASI AIR KUNING, BAU / ZAT BESI YANG TINGGI

Di sebagian besar wilayah Indonesia, banyak dikeluhkan kondisi air yang kuning, Bau besi atau bau karat serta mengandung Zat besi ( Fe ) yang diambang batas yang diperbolehkan oleh PDAM/PAM.

Hal ini dikeluhkan karena sifatnya yang merusak jika digunakan, Kondisi ini banyak merugikan pengguna air, Biasanya dengan melakukan pengeboran yang dalam Kondisi air ini dapat diatasi,

hanya saja di beberapa daerah kondisi pengeboran yang dikarenakan lokasi di kedalaman tertentu memiliki kontur tanah berbatu sehingga untuk beberapa perusahaan pengeboran local (Tukang Pantek sumur) tidak dapat diatasi karena keterbatasan alat-alat pengeboran.

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS UNTUK MENGATASI AIR ASIN / BERGARAM

Di beberapa daerah di pesisir pantai kebutuhan air tanah atau air tawar juga sangat tinggi , dikarenakan air tanah yang tawar ini merupakan kebutuhan vital bagi sumber kehidupan penduduk di sekitarnya.

Hanya saja kegiatan explorasi untuk memperoleh air tawar dan bersih di lokasi pesisir pantai dirasa cukup sulit hal ini dikarenakan pengeboran yang relative sangat dalam bahkan bisa mencapai 200 meter lebih.

Dengan pembuatan sumur bor air dalam/artesis kesulitan untuk memperoleh air bersih ini dapat dilakukan dengan baik, dan banyak hotel, resort yang dipinggir pantai memanfaatkan sumber air ini untuk aktifitas komersial mereka.

PENENTUAN TITIK LOKASI PENGEBORAN DENGAN MENGGUNAKAN GEOLISTRIK

Salah satu tekhnik untuk menentukan titik pengeboran dengan lokasi yang memiliki cekung air/sumber air yang banyak (AKUIFER) adalah dengan metoda GEOLISTRIK.

Metoda ini memerlukan lahan untuk dilakukan survey yang cukup luas untuk mencari cekungan air (AKUIFER) di dalam tanah.

Dengan menggunakan tekhnik RESISTIVITY maka dapat ditentukan tahanan yang disesuaikan dengan kontur tanah/jenis batuan yang merupakan sumber air.

Sehingga dapat ditentukan kedalaman yang ideal untuk mencapai air yang cukup banyak dan kualiatas yang baik .

Dikarenakan Peralatan GEOLISTRIK ini cukup mahal, maka setiap pengeboran melakukan survey terlebih dahulu.

Kegiatan survey GEOLISTRIK ini bisa memperoleh informasi keadaan tanah hingga 150 meter.

News